Kursus Fotografi# 7: Focus Camera

By Codesigncod - Januari 31, 2018

Untuk mendapatkan gambar yang tajam diperlukan fokus yang tepat, dalam beberapa kasus ketika menggunakan fokus auto kita kadang mendapatkan gambar yang blur, nah apa penyebab hal tersebut? Autofokus adalah sistem cerdas yang memerintahkan lensa kamera untuk fokus otomatis terhadap subjek. Cepat tidaknya fokus mampu mempengaruhi keberhasilan suatu gambar karena bisa jadi kita kehilangan momen saat kamera kita fokus dengan lambat. Pada kamera modern saat ini kita tidak perlu lagi memutar-mutar ring fokus karena kecanggihan teknologi kamera mampu menentukan daerah fokus yang tepat, namun kadang titik fokus yang kita inginkan tidak sama dengan “terkaan fokus kamera”, karena secanggih-canggih mesin tidak akan mengalahkan kemampuan mata manusia, sehingga fokus auto yang dimiliki kamera sering meleset. Fokus akan dikunci oleh kamera saat kita menekan rana setengah dan terdengar bunyi beep yang memakan waktu sepersekian detik, tentu pada setiap kamera akan berbeda, karena semakin canggih semakin baik pula fitur autonya sehingga diperlukan waktu yang lebih pendek. Pada kondisi yang minim cahaya/malam hari kadangkala autofokus kesulitan menentukan dimana titik fokus, apalagi obyek yang difoto selalu bergerak, kadang fokus juga kebingungan dan berpindah pindah yang mungkin memakan waktu sepersekian detik. Demikian juga dengan penggunaan bukaan aperture lebar yang mempersempit daerah fokus yang  kadang menyebabkan auto fokus kesulitan menangkap objek. Oleh karena itu kita harus pandai-pandai memilih fokus yang pas, agar gambar yang dihasilkan maksimal. Hal apa saja yang mempengaruhi fokus?

– Pada kondisi cahaya minim, kadang kita perlu manual fokus karena autofokus sulit mendeteksi fokus objek.
– Pada pemotretan gambar makro, manual AF diperlukan untuk mendapatkan fokus yang diinginkan terutama pada objek yang sedemikian dekat dengan kamera, bila menggunakan autofokus kamera akan sangat kesulitan menemukan subjek.
– Kamera sangat cepat dalam mengunci fokus pada titik tengah, dan titik ini adalah titik paling sensitif yang dimiliki kamera yang tentunya baik untuk menangkap gambar dalam kondisi minim cahaya
– Gunakan mode Al Servo pada kamera canon untuk objek yang bergerak, misal burung yang terbang.
Fotografi portrait seringkali menggunakan depth of field yang sempit atau bukaan aperture aperture lebar seperti f/1.8. Dalam menggunakan bukaan aperture lebar kita perlu berhati-hati karena harus tetap tampak tajam. Mengapa mata? karena mata merupakan organ penting yang mampu bercerita dan berekspresi. Banyak fotograer pemula yang menggunakan center fokus point kemudian mengarahkannya pada bagian mata dan melakukan komposisi ulang sehingga mata ditempatkan menurut rule of third. Teknik ini disebut dengan focus and recompose. Jika teknik ini digunakan maka akan sedikit merubah bidang fokus. Seringkali dengan setting aperture yang sempit teknik focus and recompose kurang baik digunakan karena akan menghasilkan sedikit blur atau akan mengurangi ketajaman. Trik ini mungkin jarang diketahui oleh mereka yang baru belajar fotografi dimana bila kita menggunakan depth of field yang sangat sempit maka lebih baik menggunakan/mensetting titik autofokus terlebih dahulu daripada melakukan focus and recompose. Hal ini bisa menimbulkan keganjilan dalam beberapa hari, namun percayalah hasil yang akan kita dapatkan akan lebih baik dan konsisten.
Beberapa mode autofkus:


– One Shot AF: Mode ini digunakan untuk memotret benda diam/tidak bergerak seperti landscape atau portrait(manusia), dengan menekan setengah rana maka fokus akan mencari kemudian mengunci target ditandi dengan bunyi beep. Mode ini merupakan mode yang paling umum digunakan dan merupakan setting standar kamera. Ketika kita menekan shutter release setengah / menggunakan tombol AF-ON maka kamera akan mengunci fokus dan tekan sisanya maka gambar akan didapatkan.  dan kelebihan mode ini dapat  menghemat kekuatan batere.
Al Servo AF: Mode ini digunakan untuk memotret benda yang bergerak, misal orang sedang berlari, burung, dll. Mode ini sangat efektif untuk membekukan orang ketika bergerak sangat cepat karena mampu memprediksi objek yang dibidik, jalur yang akan dilalui objek dan masih mengikuti objek saat anda menekan shutter.
Al Fokus AF: Mode ini merupakan gabungan dari One Shot dan Al Servo yang dapat memotret benda diam/bergerak. Mode ini digunakan saat kondisi objek sering berganti-ganti, dari diam ke bergerak dan sebaliknya sehingga anda tidak perlu mengganti-ganti dari One Shot ke Al Servo
Selain ketiga metode auto fokus diatas, juga terdapat mode manual fokus, yakni dengan cara memutar ring fokus yang ada pada lensa secara manual. Mode ini sangat tepat untuk mengambil gambar dalam kondisi:
– Minim cahaya/malam hari dimana mode autofokus akan kesulitan mencari titik fokus, dan kadang fokus selalu berpindah pindah, maka mode manual lah yang dapat kita tempuh
– Pemotretan macro, mode auto kadang akan blur apabila kamera sedemikian dekat dengan objek maka disinilah peran manual fokus
Selain beberapa pengaturan autofokus diatas, tersedia juga pengaturan auto berdasarkan titik fokus, atau dinamai dengan AF area. Pengaturan dengan metode ini juga sangat berguna karena kita bisa menentukan titik mana yang akan dijadikan fokus untuk kemudian kamera secara otomatis menjadikan titik-titik tersebut sebagai acuan. Misalkan kita memotret manusia dan ingin menggunakan mata sebagai titik fokus serta menggunakan teknik rule of third, kita tinggal menekan tombol af, dan memilih titik fokus yang diinginkan kemudian set. Arahkan kamera pada objek, tempatkan titik yang dipilih tadi pas pada bagian mata maka fokus kamera akan mengikutinya. Dan gambar yang dihasilkan akan fokus pada bagian mata. Af area mode juga dibagi menjadi 3 pilihan yakni :
– Berikut adalah cara menggunakan AF mode area:
– Pada bagian belakang(menu) kamera tekan tombol AF pada pojok kanan atas
– Pilih titik mana yang akan digunakan menggunakan tombol kursor untuk memilih salah satu titik fokus
– Fokus anda adalah kotak dengan warna merah
– Tekan tombol set untuk menerapkannya sebagai fokus.
Kamera keluaran terbaru saat ini sudah dilengkapi dengan fitur fokus yang lebih baik, yang tentunya tidak ada pada kamera jaman dahulu kala, sebut saja kamera canon 7D  yang menawarkan 3 AF AREA  yakni single point, zona AF point dan auto select 19 point.
Single point AF yakni memiliki satu titik yang akan digunakan menjadi titik fokus. Di viewfinder kita akan melihat lingkaran kecil dan ketika menekan shutter release setengah maka akan mendengarkan bunyi beep, suara tersebut memberitahu kita bahwa fokus telah terkunci.
Zone AF : FOkus point disusun dalam lima titik yang saling berdekatan dan kamera menggunakan satu dari beberapa titik terpilih tadi sebagai autofokus
19 point AF : Semua titip fokus pada kamera digunakan. Jika kamera menemukan fokus maka salah satu titik akan menyala sebagai tanda.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar